Usaha Pengupasan Daging Rajungan di Sampang

Pekerjanya Ratusan, Mayoritas Warga Sekitar

Tak dibayangkan sebelumnya, usaha pengupasan daging rajungan H Tofa ini bisa menopang hidup ratusan warga di sekitarnya. Usaha ini sudah berjalan 8 tahun.

Rumah H Tofa sekitar 300 meter dari jalan aspal Jalan Rajawali, Kelurahan Desa Polagan, Kota Sampang. Saat koran ini sampai di sana, tampak para pekerja sibuk. Maklumlah, saat itu pukul 12.00, saat mereka memroses rajungan (kepiting laut). Beberapa orang sibuk menyiapkan selang air untuk mencuci rajungan. Tiga pekerja yang lain memindahkan balokan es ke keranjang.

Di sudut selatan ruangan beberapa pekerja saling membantu untuk mengangkat keranjang. Dari raut wajah mereka, tampaknya keranjang yang diangkut cukup berat. Satu keranjang berisi puluhan kilogram rajungan.

Suara ocehan dan guyonan para pekerja dan bisingnya suara mesin rebusan kepiting menambah riuhnya suasana. Namun begitu, mereka bekerja cepat sesuai dengan tugasnya masing-masing.

Sa’diyah, 23, putri pertama H Tofa, menyambut kedatangan koran ini. Dikatakan, usaha pengupasan daging rajungan itu telah dilakukan hampir 8 tahun. "Sekarang pekerjanya sudah ratusan orang," kata Sa’diyah.

Sa’diyah cerita, usaha tersebut berawal dari perkenalan sang ayah dengan seorang temannya di Surabaya. "Dari situ Bapak diajak untuk bisnis pengiriman ikan segar," katanya.

Dulunya, usaha Tofa melayani permintaan dan pengiriman ikan segar ke para pengepul di Surabaya. Kemudian usaha rumah tangga ini berkembang melayani permintaan pengupasan daging rajungan. Rajungannya sendiri dipasok beberapa nelayan.

Nelayan pemasok rajungan yang utama berasal dari tiga daerah. Yakni, nelayan Desa Kulbung, Cangkarman, Kecamatan Camplong, dan Pulau Mandangin. Pengirimannya dilakukan tiap hari, minimal 4 kuintal. Bahkan, bulan lalu maksimal pengiriman kepiting bisa mencapai 1 ton. "Namun, di hari biasa seperti sekarang ini pengiriman standar hanya 9 kuintal," jelas Sa’diyah.

Rajungan yang dikirim dari Desa Kulbung dan Cngkarman dalam keadaan masih segar. Sedangkan khusus pengiriman dari Pulau Mandangin menerima rajungan yang sudah matang. "Artinya, kepiting sudah direbus terlebih dulu," kata Sa’diyah.

Ada dua jenis rajungan unggulan yang menjadi primadona pengiriman. Yakni, jenis jumbo dan jenis back fish. Harganya beda. Jumbo biasanya Rp 120 ribu per 1 kg daging. Sedangkan back fish Rp 80-90 ribu per 1 kg daging.

Usai dipisah menurut jenisnya, rajungan dikupas untuk diambil dagingnya. Proses pengupasan berada di lokasi ruangan lain. Untuk menuju ke ruangan itu disarankan menggunakan baju khusus yang bahannya mirip seperti kain plastik.

Di dalam ruangan ini ternyata jumlah pekerjanya lebih banyak lagi. Mayoritas perempuan. Ada lebih dari 10 meja tertata di ruangan tersebut. Satu meja dikelilingi beberapa pekerja yang cekatan dengan alat kerjanya masing-masing.

Mereka memisahkan daging di sela-sela cangkang kepiting. Tidak hanya itu, beberapa di antara pekerja itu ada yang memasukkan daging kepiting yang sudah terpisah ke dalam kemasan plastik berukuran sedang (toples).

Nantinya, kemasan plastik yang sudah berisi daging itu ditata lagi ke keranjang. "Untuk sementara daging kepiting ini didinginkan di ruang pendingin khusus," terang Sa’diyah.

Rencananya daging rajungan yang telah dikemas ini akan dikirim ke tengkulak di Surabaya. "Dari sana daging ini dikirim untuk memenuhi permintaan pasaran luar negeri," kata Sa’diyah. Pengirimannya tiap hari. "Biasanya subuh kami berangkat mengirim ke Surabaya" kata seorang pekerja yang malu namanya disebut.

Kini usaha ini tersebut menjadi sandaran ekonomi warga sekitar. Hampir sebagian pekerjanya merupakan tetangga kanan kiri Tofa.

Total pekerjanya ada 120 orang. Mereka bekerja dengan sistem borongan. Artinya, jika ada borongan besar, upah yang diterima mereka pun besar. "Kalau pas borongan sepi, mereka minimal hanya dapat Rp 200 ribu," kata Sa’diyah. Setiap satu kilogram garapan yang pekerja mendapat upah sebesar Rp 5 ribu.

Meski upah pekerja dibayar berdasarkan borongan, pembagiannya dilakukan bulanan. "Setiap pekerja ada catatan upahnya per kali borongan," kata Sa’diyah lagi. Berapa minimal upah yang diperoleh dalam sebulan? "Minimal Rp 540 ribu."

Tidak hanya daging kepiting yang menjadi andalan usaha Tofa. Limbah hasil kupasan daging kepiting juga laku dijual. Biasanya, sehabis kepiting dikupas, kulitnya dijemur dengan sinaran matahari langsung. Ini dimaksudkan agar cairan dan bau amisnya hilang.

"Kami punya pemesan tetap yang meminta kulit kepiting ini," kata Sa’diyah. Pemesan berasal dari Malang. Kulit kepiting itu digunakan untuk campuran bahan pembuatan keramik. (SILVIA RATNA D)

Sumber: Jawa Pos, 01/05/08

3 Komentar:

Pada 26 Maret 2009 20.42 , Blogger Fenty Dwi mengatakan...

menarik juga...bisa tau alamat atau nomor telp H.Tofa?

 
Pada 6 Desember 2011 21.40 , Blogger boby mengatakan...

bisa minta alamat & nomor tlpnya... makasih,boby.

 
Pada 18 Februari 2016 22.58 , Blogger Kiyai kanjeng dimas taat pribadi mengatakan...

SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!
HANYA DENGAN MENPROMOSIKAN WETSITE KIYAI KANJENG DIMAS DI INTERNET SAYA BARU MERASA LEGAH KARNA BERKAT BANTUAN BELIU HUTANG PIUTAN SAYA YANG RATUSAN JUTA SUDAH LUNAS SEMUA PADAHAL DULUHNYA SAYA SUDAH KE TIPU 5 KALI OLEH DUKUN YANG TIDAK BERTANGUNG JAWAB HUTANG SAYA DI MANA MANA KARNA HARUS MENBAYAR MAHAR YANG TIADA HENTINGNYA YANG INILAH YANG ITULAH'TAPI AKU TIDAK PUTUS ASA DALAM HATI KECILKU TIDAK MUNKIN SEMUA DUKUN DI INTERNET PALSU AHIRNYA KU TEMUKAN NOMOR KIYAI KANJENG DI INTERNET AKU MENDAFTAR JADI SANTRI DENGAN MENBAYAR SHAKAT YANG DI MINTA ALHASIL CUMA DENGAN WAKTU 2 HARI SAJA AKU SUDAH MENDAPATKAN APA YANG KU HARAPKAN SERIUS INI KISAH NYATA DARI SAYA.....

…TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…

**** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
3.JUAL TUYUL MEMEK / JUAL MUSUH
4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

…=>AKI KANJENG<=…
>>>085-320-279-333<<<






SAYA MAS JOKO WIDODO DI SURABAYA.
DEMI ALLAH INI CERITA YANG BENAR BENAR TERJADI(ASLI)BUKAN REKAYASA!!!
HANYA DENGAN MENPROMOSIKAN WETSITE KIYAI KANJENG DIMAS DI INTERNET SAYA BARU MERASA LEGAH KARNA BERKAT BANTUAN BELIU HUTANG PIUTAN SAYA YANG RATUSAN JUTA SUDAH LUNAS SEMUA PADAHAL DULUHNYA SAYA SUDAH KE TIPU 5 KALI OLEH DUKUN YANG TIDAK BERTANGUNG JAWAB HUTANG SAYA DI MANA MANA KARNA HARUS MENBAYAR MAHAR YANG TIADA HENTINGNYA YANG INILAH YANG ITULAH'TAPI AKU TIDAK PUTUS ASA DALAM HATI KECILKU TIDAK MUNKIN SEMUA DUKUN DI INTERNET PALSU AHIRNYA KU TEMUKAN NOMOR KIYAI KANJENG DI INTERNET AKU MENDAFTAR JADI SANTRI DENGAN MENBAYAR SHAKAT YANG DI MINTA ALHASIL CUMA DENGAN WAKTU 2 HARI SAJA AKU SUDAH MENDAPATKAN APA YANG KU HARAPKAN SERIUS INI KISAH NYATA DARI SAYA.....

…TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA AKI KANJENG…

**** BELIAU MELAYANI SEPERTI: ***
1.PESUGIHAN INSTANT 10 MILYAR
2.UANG KEMBALI PECAHAN 100rb DAN 50rb
3.JUAL TUYUL MEMEK / JUAL MUSUH
4.ANGKA TOGEL GHOIB.DLL..

…=>AKI KANJENG<=…
>>>085-320-279-333<<<

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda