Drs Kadarisman Hidayat MSi, Dosen Pasca Sarjana

Pasca Suramadu, Potensi Kepulauan Harus Dikembangkan

Kehadiran Jembatan Suramadu sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat Madura. Sebab, bila dikelola secara baik dan benar, keberadaan jembatan tersebut bisa memakmurkan dan menyejahterakan masyarakat Madura. Salah satu dampak positifnya, bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi empat kabupaten di Madura.

DOSEN Pasca Sarjana Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Unibraw Malang Drs Kadarisman Hidayat MSi mengatakan, salah satu dampak negatif yang akan dihadapi masyarakat Madura pasca beroperasinya Jembatan Suramadu adalah terjadinya pergerakan budaya masyarakat migran.

"Tapi, tidak semua budaya masyarakat migran itu jelek. Oleh karena itu, kita harus bisa memilah dan memilih dengan mengambil sisi positifnya. Seperti, menyontoh budaya kerja mereka yang biasanya sangat tinggi," ingat mahasiswa Program Doktor Pasca Sarjana FIA Unibraw ini.

Ayah satu anak kelahiran Sumenep 15 Mei 1960 ini mengakui, secara umum sumber daya manusia (SDM) masyarakat Madura masih belum siap menghadapi industrialisasi. Namun, masih ada waktu untuk mempersiapkan SDM tersebut menyongsong beroperasinya Jembatan Suramadu.

Menurut dia, kesiapan SDM maupun perkembangan budaya akan mengalami perubahan dengan sendirinya mengikuti tuntutan dan perkembangan zaman. Apalagi, dengan dibangunnya Jembatan Suramadu, mutu dan kualitas pendidikan dituntut semakin maju. Kondisi ini, akan berjalan seiring dengan perkembangan industrialisasi.

"Saya termasuk orang yang sangat optimistis, SDM masyarakat Madura pasti mampu menghadapi tantangan zaman dan industrialisasi," jelas putra pasangan (alm) Samioedin - (almh) Suma'diyah ini.

Sebagai salah seorang putra terbaik asal Sumenep, Kadarisman memiliki harapan besar terhadap potensi sumber daya alam (SDA) kepulauan yang sangat luar biasa. Sebab, bila potensi tersebut dikelola dan dikembangkan secara serius, bisa memercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Sumenep.

Kadarisman menjelaskan, selain kaya akan potensi minyak dan gas (migas), hampir semua daerah kepulauan memiliki keindahan alam yang sangat mempesona. Potensi perikanannya juga sangat melimpah. "Potensi alam ini, sangat menjanjikan dan belum tergarap sama sekali," ungkap suami Eni Sulistyorini ini.

Dengan potensi yang dimiliki, lanjut dia, Kabupaten Sumenep sangat cocok dikembangkan menjadi daerah wisata di Madura. Daerah paling timur di Madura ini, juga cocok dijadikan pusat sentra kerajinan dan daerah pengembangan budidaya perikanan.

"Untuk mencapai semua obsesi itu, Pemkab Sumenep harus melibatkan semua unsur masyarakat dan perguruan tinggi. Terutama, harus memberdayakan potensi masyarakat lokal," ingat Kadarisman. (taufiq rizqon/ed)

Sumber: Jawa Pos, Sabtu, 14 Februari 2009

Label: , ,

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda